Temanggung, Kompas - Sejumlah petani di Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, terpaksa menjual ternak dan menyewakan sawah untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Penyebabnya, mereka gagal panen padi akibat kekeringan.
Rujito, petani di Dusun Kelingan, Desa Caruban, mengatakan, ia sudah berupaya menyedot air dari sungai untuk mengairi sawahnya seluas 6.500 meter persegi, tetapi sungai mengering saat tanaman padi berumur 40 hari. ”Saya terpaksa menjual salah satu dari dua sapi saya,” ujarnya, Selasa (15/7).
Hal serupa dilakukan Samsudin. Tanaman padi di sawah seluas 5.000 meter persegi gagal panen. Dia menjual enam dari 11 ekor kambingnya. Sementara Sekretaris Desa Caruban Irfa’i terpaksa menyewakan 7.500 meter persegi tanah bengkok untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Di Desa Caruban ada 85 hektar sawah yang seluruhnya tadah hujan. Tanaman padi yang dapat diselamatkan hanya 5-10 hektar.
Di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, sejumlah petani mengganti tanaman padi dengan palawija karena tidak ada air.
Carmun (36), petani Desa Pilangsari, Kecamatan Kedawung, mengganti tanaman padi dengan cabai. Menurut dia, harga cabai merah kini sedang tinggi, yakni Rp 8.000 per kilogram, di tingkat petani. Hasilnya diharapkan mengganti biaya tanam padi.
Tarsiman, petani Desa Sukagemiwang, Kecamatan Kertasmaya, Indramayu, memilih menanam timun suri yang harganya diharapkan naik di bulan puasa. Adapun petani di Kecamatan Juntinyuat beralih menanam kacang tanah dan kedelai.
Petani di Kabupaten Cirebon, Majalengka, dan Indramayu mulai panen musim gadu, tetapi harga gabah kering panen di tingkat petani masih tinggi, Rp 3.000 per kg. Akibatnya, menurut Kepala Bulog Subdivre Cirebon Slamet Subagyo, pengadaan beras di tempatnya tetap seret.
Sementara itu, target produksi padi Sumsel tahun 2008 sebesar 2 juta ton beras sulit tercapai karena penurunan produksi benih padi unggul dan bersertifikasi di tingkat petani penangkar. Terjadi kelangkaan benih di sejumlah sentra padi Sumsel selama musim tanam kedua 2008. Demikian dikatakan Kepala Seksi Pembinaan Penangkar Benih Dinas